Tampilkan postingan dengan label edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label edukasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Juni 2016

Manajemen Perjalanan(Safety)

      Manajemen perjalanan
Manajemen Perjalanan (Safety)
Manajemen Perjalanan (Safety)

  Penanggungjawab prjalanan harus dapat memutuskan apakah  situasi adalah aman ataupun berbahaya,Faktor keselamatan (Safety) dalam hal ini harus dijadikan kerangka berfikir dala kegiatan di Alam terbuka
   untuk keadaan bahaya dapat dilakukan penggolongan terhadap Faktor penyebabnya,yaitu bahaya subyektif dan bahaya obyektif

  • bahaya subyektif  adalah bahaya yang ada dibawah kendali manusia.contohnya pemilihan alat yang salah,cara penggunaan perlengkapan yang tidak dikuasai dengan baik,pemilihan jenis perjalanan yang tidak tepat bagi pesertanya dan lain -lain. kasus yang terjadi contohnya kesalahan perhitungan logistik(perbekalan)sehingga peserta kelaparan,lupa membawa alat penerangan sehingga mengganggu pergerakan diaaat gelap,mengajak tean yang belum siap dengan kondisi medan yang dihadapi,tidak bisa menggunakan Kmpas orientering sehngga salah menentukan arah,dan banyak lagi lupa dan salah yang menempatkan posisi peserta dalam kondisi tidak nyaman ataupun terancam nyawanya.maka dari itu pengusaan 4 keahlian yang sudah dibahas mutlak diperlukan
  • bahaya obyektif  adalah bahaya yang diluar kendali manusia seperti banjir,kebakaran,letusan gunung dan lain lain
 semakin  subyektif  sebuah bahaya maka semakin dapat diperkirakan terjadinya dan dapat dihindarkan.sealiknya semakin obyektif  sebuah bahaya maka semakin tidak bisa diperkirakan dan semakin sulit dihindarkan untungnya bahaya obyektif  sangat jarang terjadi.para pemulan dalam kegiatan dialam terbuka mempunyai kecenderungan untuk berada didaerah bahaya subyektif
   kecelakaan dapat terjadi pada setiap orang namun tidak dapat disangkal lagi sebagian besar kecelakaan yang terjadi akibat bahaya subyektif
  oleh karena itu   peserta perjalanan harus waspada terhadap kemungkinan kecelakaan yang bisa terjadi sewaktu waktu
    Aturan dalam hal safety adalah kewaspadaan dan penanganan tepa pada saat terjadi bahaya.perlusekali ditekankan bahwa sebagian besar kecelakaan dapat diindarkan  namun jangan beranggapan bahwa semua jawaban dari permasalahan bahaya dapat kita ketahui lebih dulu sehingga keberhasilan dalam menangani bahaya  lebih banyak pada perancanaan yang hati hati dan penanganan yang tepat,bukan hanya sekedar keberuntungan
pemahaman mengenai kemungkinan dan penanganan bahaya harus ditanamkan Penggiat alam terbuka
Salam Rimba
Sumber DIKTAT NTOTC WANADRI

Porter gunung Prau
082226284799
kantor
02863301699 


Manajemen perjalanan

     Manajemen perjalanan
     Manajemen perjalanan
 Dorongan untuk melakukan Petualangan di Alam terbuka menyebabkan  para Penggiatnya melakukan berbagai macam kegiatan Perjalanan,Mulai dari perjalanan kecil,pendakian gunung,penyusuran pantai,pengarungan sungai berarus deras sampai dengan perjalanan besar Ekspedisi.

  • perjalanan tersebut dilakukan dengan berbagai tujuan,mulai dari tujuan eksplorasi,survey sampe dengan hanya sekedar Jalan-jalan Semua Jenis perjalanan tersebut  dengan tujuan masing masing memerlukan persiapan yang baik,mengingat keadaan dialam terbuka menghadapkan kita pada berbagai kondisi dan situasi alam yang apabila tidak kita ketahui dengan baik akan menghadapkan pada kondisi yang membahayakan Jiwa Kita. dan sebaliknya apabila kita pahami akan memberikan nikmatnya petualangan yang mengasikkan.

 Materi Persiapan pperjalanan ini lebih ditujukan untuk memberikan pemahaman yang mendasari kegiatan perjalanan secara umum.
dalam materi ini akan dibahas kerangka berpikir padfa pelaku kegiatan alam terbuka.
      EMPAT KEMAMPUAN WAJIB BAGI PENGGIAT DIALAM TERBUKA

  1. Kemamampuan teknis yang berhubungan denganritme dan keseimbangan gerakan serta efisiensi penggunaan perlengkapan
  2. kemampuan kebugaran, mencakup kebugaran spesifik  yang dibutuhkan dalam kegiatan terterntu,kebugaran Jantung dan sirkulasinya,kebugaran otot serta kemampuan mengindisikan tubuh terhadap tekanan alam
  3. kemampuan kemanusiawian yaitu  pengembangan sikap positif  kesegala aspek untuk meninggkatkan kemampuan,halini mencakup determinasi (kemauan)percaya diri,kesabaran,konsentrasi,analisa diri,kemandirian serta kemampuan untuk memimpin dan di pimpin
  4. kemampuan pemahaman lingkungan,yaitu pengembangan kewaspadaan terhadap bahaya dari lingkungan yang spesifik
           Keempat kemampuan tersebut tidak mudah dikuasai dengan baik,namun perlu diingat bahwa penguasaan kemampuan tersebut  sangat diperlukan dalam melakukan kegiatan dialam terbuka
konsep empat kemampuan itu akan lebih sederhana bila dikaitkan langsung dengan kegiatan kita mempersiapkan diri untuk melskuksn kegiatan   dialam terbuka seperti melakukan perjalanan pendakian gunung
                  dalam merencanakan dan melakukanperjalanan tentunya  harus dilakukan persiapan yang baik sehingga kegiatan dapat kita lakukan dengan enak dan aman sehingga kita bisa pulan dengan selamat.setiap penggiat alam juga harus membekali diri dengan pengetahuan dan ketrampilan untuk mengatasi kasulitan yang mungkuin saja muncul seprti sakit,celaka atau tersesat
   TAHAPAN PERENCANAAN PERJALANANADALAH SEBAGAI BERIKUT

  • Kita harus dibekali kemampuan mengatur,memilih, serta menggunakan peralatan dan perbekalan. kemampuan teknis menggunakan alat bantu perjalanan seperti Kompas dan peta,kemampuan berkemah(camp craft) seprti berbivak dan membuat api unggun.penguasaan ketrampilan ini akan membantu mengatur teknik berjalan di hutan gunung,menebas secara efektif ataupun mengatur konsumsi maka ataupun minum
  • diperlukan kemampuan fisik yang baik,selain diperlukan kondisi fisik yang sehat juga diperlukan latihan fisik yang sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan,misalnya untuk mendaki gunung latian fisik naik turun bukit dengan membawa beban ransel dipundak
  • dibutuhkan mental yang siap menghadapi kegiatan berat dialam.hal ini tidak bisa diajarkan oleh pelatih  namun harus tumbuh dari dalam diri sendiri
  • diperlukan pemahaman yang baik dari kondisi alam yang akan dihadapi dan mencakup pengetahuan memilih waktu yang tepat untuk melakukan kegiatan dihubungkan dengan lokasi, musim, serta pengetahuan medan yang akan ditempuh dan  bagaimana mngantisipasi kemungkinan kesulitan yang akan terjadi
  • untuk perjalanan hutan gunung tropis bersiap siap menghadapi hujsn dingin,basah maupun pacet(lintah kecil)
pembahasan berikutnya  adalah safety dialam teerbuka
 Sumber:DIKTAT PENDIDIKAN DASAR JELAJAH DAN RESCUE NTOTC WANADRI
 Untuk kebutuhan Porter,guideperalatan pendakian di gunung prau silakan hubungi manjemen Porter gunung Prau
Sodikun Ahmad
Fast respon:082226284799
kantor
02863301699
     Manajemen perjalanan